Adalah sebuah piring kaca yang retak
Dan jatuh, namun belum lagi pecah
Kita adalah dia
Bertahan dengan sisa-sisa kasihan
Atau dengan keragu-raguan tersisa pada nurani
Yakin, kita tak yakin
Atau kita tak lagi punya hati 'tuk diyakini
'Tuk sesekali diberi jalan
Jalan-jalan percaya pada hati-hati yang lain
--------dalam bimbang, setelah membaca sebait blog kecil---
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment